 |
Prospek Pasar Usaha Ayam Arab Petelur di Kab. Sidrap |
Usaha tani yang produktif harus didukung dengan ketersediaan jaminan pasar dan akses pemasaran melalui peningkatan kapasitas prospek pasar. Data tentang prospek pasar meliputi trend produksi, segmen pasar dan struktur pasar.
 |
Telur Ayam Arab |
1) Trend
Produksi. Berdasarkan data trend produksi selama kurun waktu lima tahun terakhir
menunjukkan bahwa jumlah produksi telur Ayam Buras di Kabupaten Sidenreng
Rappang cenderung mengalami penurunan setiap tahun, yakni 739.788 ton (2007); 813.766 ton (2008); 875.653 ton (2009); 189.051 ton
(2010); dan 483.244 ton (2011).
Trend produksi terendah
terjadi pada tahun 2010 yakni hanya kurang lebih 189.051 ton telur, sedangkan
produksi tertinggi bisa mencapai 875.653 ton pada tahun 2009. Walaupun
demikian, secara perlahan mulai tahun 2011 angka produksi telur mengalami
peningkatan kurang lebih 300% dari tahun 2010, yakni sebanyak 483.244 ton.
 |
Ayam Arab Petelur |
Peningkatan jumlah produksi telur di tahun 2011 tentunya diperlukan
kerjasama dan kesungguhan dari peternak dan seluruh stakeholders pendukungnya yang secara bersama melalui peningkatan
populasi dan intensifikasi usaha ternak Ayam Arab petelur. Melalui langkah yang
sama, maka diharapkan pada tahun 2012 ini jumlah produksi telur yang ada di
Kabupaten Sidenreng Rappang akan terus meningkat sebagaimana produksi yang
telah dicapai pada tahun 2008 atau bahkan lebih.
Data lain menunjukkan bahwa menurunnya produksi pada tahun 2009 sampai
dengan tahun 2010 tidak terlepas dari banyaknya peternak yang gulung tikar yang
disebabkan wabah flu burung, sehingga banyak ternak ayam yang mati termasuk Ayam
Arab petelur. Hal ini secara nyata langsung mengurangi jumlah populasi ternak
dan akan berdampak terhadap berkurangnya jumlah produksi.
2) Segmen Pasar
Hasil data segmen pasar pada produksi telur Ayam Arab di
Kabupaten Sidenreng Rappang secara umum menunjukkan bahwa pangsa pasar adalah
kecenderungan baru mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal, yakni 70-80% dan untuk
pasar luar adalah 20-30%, adapun untuk pasar swalayan atau supermarket belum
tersentuh pemasaran oleh peternak.
3) Struktur
Pasar
 |
Aktivitas di Terminal Telur |
Secara umum struktur pasar produksi telur Ayam Arab yang
ada di Kabupaten Sidenreng Rappang adalah pasar persaingan sempurna. Sistem
pemasaran demikian memberikan kesempatan kepada para pembeli untuk memilih
barang yang diinginkannya, begitu pula sebaliknya peternak mempunyai kebebasan
untuk menjual produknya kepada siapa saja.
Salah satu keunggulan Kabupaten Sidenreng Rappang dalam
distribusi telur adalah hadirnya “Terminal Telur”. Terminal telur merupakan
suatu lokasi yang khusus menyediakan pasar dan distribusi pada berbagai macam
produk telur, baik telur itik, telur Ayam Ras, dan telur Ayam Buras (Ayam Arab).
Di dalam terminal telur peternak dan pedagang bisa bertransaksi harga akan
telur secara terbuka, sehingga lahirlah struktur pasar persaingan yang
sempurna. Namun, hal yang penting perlu dicatat bahwa dalam sistem pasar persaingan
sempurna yang terjadi tidak selalu bisa menguntungkan peternak, dalam hal ini
peternak individu dengan skala usaha kecil, (Djumadil Djalil, S.ST).